You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemkot Payakumbuh Pelajari Keterbukaan Informasi di Pemprov DKI
photo Doc - Beritajakarta.id

Pemkot Payakumbuh Pelajari Keterbukaan Informasi di Pemprov DKI

Pemerintah Kota (Pemkot) Payakumbuh, Sumatera Barat, melalakukan kunjungan kerja (kunker) ke Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta untuk mempelajari keterbukaan informasi melalui Pejabat Pengelola Informasi Daerah (PPID) Provinsi DKI.

Pemprov DKI Jakarta sudah memiliki banyak pengalaman dan kami nilai bisa menjadi rujukan karena keterbukaan informasinya seudah berjalan baik,

Rombongan dari Pemkot Payakumbuh yang dipimpin langsung Elzadaswarman selaku Asisten II Sekretaris Daerah Kota Payukumbuh diterima dan diberikan pemaparan oleh Kepala Bidang Pengelola Informasi Publik Diskominfotik DKI Jakarta, Raides Aryanto.

Elzadaswarman mengatakan, kunker dilakukan agar Pemkot Payakumbuh semakin bisa mengimplementasikan amanat Undang Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Pimpinan dan Anggota DPRD OKI Kunker ke DPRD DKI

"Pemprov DKI Jakarta sudah memiliki banyak pengalaman dan kami nilai bisa menjadi rujukan karena keterbukaan informasinya seudah berjalan baik," ujarnya, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (11/10).

Elza menjelaskan, banyak pelajaran yang bisa dijadikan referensi untuk pengaplikasian keterbukaan informasi di Pemkot Payakumbuh.

"Kami akan memperkuat PPID Pemkot Payakumbuh, melalui peningkatan SDM hingga sarana dan prasarana yang diperlukan," terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelola Informasi Publik Diskominfotik DKI Jakarta, Raides Aryanto merasa senang bisa berbagi pengalaman dan informasi dengan PPID dari sejumlah daerah, termasuk dari Pemkot Payakumbuh.

"Kami berharap ke depan Pemkot Payakumbuh dapat meningkatkan peran PPID untuk mendukung keterbukaan informasi publik," ungkapnya.

Ia berharap, pemaparan yang disampaikan maupun sistem dan mekanisme PPID di Pemprov DKI Jakarta dapat dijadikan referensi bagi Pemkot Payakumbuh.

"Termasuk dari sisi regulasi. Artinya, dari amanat Undang Undang Nomor 14 Tahun 2008 itu setiap daerah juga memerlukan payung hukum turunan," kata Raides.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil diskusi, masih banyak pemerintah daerah yang belum memanfaatkan teknologi digital untuk memberikan layanan informasi kepada masyarakat.

"Permohonan informasi di daerah umumnya masih dilakukan secara konvensional. Sebetulnya, akses informasi itu bisa dilakukan secara lebih efektif dan efisien melalui pemanfaatan teknologi," urainya.

Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta telah membuat kemudahan akses informasi melalui ppid.jakarta.go.id dengan dukungan portal data terbuka melalui data.jakarta.go.id.

"Adanya kunker dari daerah ini juga menjadi kesempatan dari Pemprov DKI untuk melakukan transfer knowledge, serta menyampaikan pola sosialisasi dan bimbingan teknis kepada PPID di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), semoga bermanfaat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6971 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5714 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye4100 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2158 personFakhrizal Fakhri
  5. Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

    access_time30-10-2026 remove_red_eye2000 personDessy Suciati